Sabtu, 25 April 2009

berlinang airmata kesedihan…
tak kunjung buatmu kembali
kesedihanku sepanjang waktu
sejak kau tinggal,IBU

bagiku kaulah nafas bahagia
yang selalu memberi pelita
dalam gelapnya kehidupanku
tetap Kau buatku tersenyum

Ibu……
kini tiada lagi dirimu disini
namun cintakasihmu tetap dihati
kan kukenang sepanjang hidupku

gemetar kuasai ragaku
\’tika relaku hrs melepasmu
kemana ku cari lagi belaian
lembut, hangat dlm pelukan syahdu
tiada terwakili rindu ini
buram warna hidupku
mulutku bungkam
menyimpan teriakan tertahan
andai mereka tahu
betapa remuk kalbuku
bayangan tentang langkah
yg akan tertatih kutapaki
tanpa ada tulusmu

detik bunyi jam kudengar berdetak
kulihat ibu q terbaring tanpa daya diatas tempat tidur
memakai penyokong udara
kulihat air matanya mengalir meskipun dia tampak tertidur
rasa sakit yang mendera ditubuhnya dia tahan sedemikian rupa
kupandangi wajah ibu q yang terbaring
tak tega melihat dia terbaring sakit
tak tega melihat dia memperjuangkan hidupnya diatas pesakitan yang sangat
hidupnya dipasrahkan [.......]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar